Minggu, 01 Februari 2015

Extreme Programing ? or Waterfall? lets we see

Baiklah, salam buat semua yang sudah 'terklik' artikel ini, yang udah trerklik trus berubah fikiran untuk meninggalkan halaman ini jangan lupa likenya yaaa :D . oke kali ini saya membahas tentang permodelan dari pengembangan perangkat lunak. apa itu pengembangan perangkat lunak? dimodelkan pula? googling aja ya mas sama mbaknyaa soalnya kalo kita bahasa itu bakal panjang ntar :D

sedikit ni saya akan membahas tentang extreme programing , nama nya aja extreme berarti yang melakukan pengembangan ini adalah orang orang yang expert dan jago dalam pembuatan perangkat lunak. soalnya XP ini dikerjakan langsung didepan sang client dan langsung di cek , jika ada perubahan langsung saja si programernya mengubah nya dalam sekejap. expert kan?? capat selesainya ya masbro, tentu aja ada kekuranganya  namanya aja extreme tentu saja dokumentasinya juga extreme berantakan :D. biasanya ni teknik permodelan ini digunakan oleh client yang tidak peduli dengan dokumtasinya.

Extreme programing sudah di ceritakan di atas, hahaha panjang juga yaa. berikutnya adalah teknik permodelan Waterfall (air terjun), tekinik ini ya seperti air terjun dari atas ke bawah semuanya dilakukan step by step dan baru bisa lanjut ke step selanjutnya jika sudah kelar step tersebut. lama emang tapi dokumentasinya lengkap masbro .

cukup kayaknya tu pengenalannya yang cukup singkat hehehe, selamat bagi pembaca sampe tahap ini tapi ini baru permulaan nya :P. oke cukup Lip servicenya, kali ini saya dapat contoh kasus tentang seorang mahasiswa yang membuat TA(tugas akhir) nya menggunakan XP. sebelumnya saya mohon maaf dulu jika sang pembuat TA merasa tersinggung dan mohon izin untuk menggunakan TA nya sebagai bahan artikel ini.

dalam TA nya yang dapat dilihat dalam link ini :
http://digilib.esaunggul.ac.id/penerapan-metode-extreme-programming-dengan-framework-code-igniter-studi-kasusinventarisasi-naskah-pt-ttt-media-corp-930.html

sang penulis TA menggunakan Extreme Programing , menurut saya kurang tepat karena kita membuat TA , TA kan harus di buat dengan rapi dan waktu yang diberikan cukup lama di bandingkan extreme programing yang sebaiknya digunakan jika permintaan client dan sesuatu yang sangat sedikit waktunya.
kalau digunakan waterfal kan waktunya cukup , lagi pula dokumentasi nya akan bagus dan itu juga membuat suatu Perangkat lunak jadi mahal.

kayaknya cuma pengen nyampaikan itu saja mohon maaf jika ada kesalahaan terutama kepada sang pembuat TA, sekian dan terimakasih . jangan lupa coment dan likenya yaa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar