Senin, 22 Juni 2015

Pemrograman Web Part 9 - Java Bean

Java Bean

Class ini digunakan pada class model pada arsitektur MVC. Akhirnya terpecahkan satu dari sekian misteri yang ada. View menggunakan JSP. Controller menggunakan Servlet. Lalu Model menggunakan ? Ya, Java Bean.

Tentunya Java Bean ini memiliki karakteristik atau kriteria yang harus dipenuhi, yaitu ada 3 :

  1. Hak akses dari setiap variable yang ada pada class tersebut tidak ada yang public. Jadi bisa saja itu private dan sebagainya. Atau dengan kata lain juga tidak default atau tanpa hak akses. Karena itu akan dikembalikan menjadi public. Sudah melanggar aturan pada baris sebelumnya.
  2. Harus memiliki konstraktor kosong atau default. Jika tidak terdapat satupun konstraktor di class tersebut, maka akan ada defaultnya. Tetapi jika di class tersebut terdapat konstraktor berparameter, maka wajib dibuatkan juga konstraktor kosongnya. Karena defaultnya sudah ditimpa oleh konstraktor berparameter tadi.
  3. Terdapat setter dan getter untuk setiap variable yang ada. Setter(peminta) dan Getter(pemberi) ini merupakan cara yang digunakan untuk mengambil dan memberi nilai pada setiap variable. Pada kehidupan kita ada yang namanya tata krama. Pada java bean, setter getter ini lah tata kramanya.
Jika 3 kriteria di atas sudah dipenuhi, maka class tersebut resmi dikatakan sebagai Java Bean.

Lalu, ketika praktikum JSP, terdapat kode yang lumayan asing, sebagai berikut


Kode di atas ekivalen dengan 
mahasiswaku.mahasiswa mahasiswa = new mahasiswaku.mahasiswa();
Yang sama-sama kita ketahui bahwa mahasiswaku.mahasiswa merupakan class, dan mahasiswa merupakan nama objek yang telah dideklarasikan.

Berikutnya


Kode ini ekivalen dengan
<% =jurusan.setJurusan("TI") %>
Berikutnya

 Kode ini ekivalen dengan
<% =alamat.getAlamat() %>

//Sekian, Terima Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar