Senin, 09 Februari 2015

Mungkinkah mengembangkan sebuah Software Sendirian?

Ehm..


*bunyi gendering,terompet sangkakala ,dan sekutunya
Jeng jeng jeng jeeeeeeng…

Okeh, jadi saat ini penulis jadi seorang master SDLC (buat yang belum tau apa itu SDLC kesini aza). Jadi buat yang masih bingung atau punya pertanyaan mengenai SDLC atau pengembangan perangkat lunak silahkan ditanyakan ke master ini *di iyain aja ya
Terus, bagi siapa yang mau bertanya seputar masalah pengembangan perangkat lunak langsung aja kirimkan surat kilat ke alamat dibawah ini.
*ceritanya ada banner alamat lewat
*ting tong, om pos datang ngantar surat
*sret sret buka amplop surat
…….
Okeh ini ada yang nanya.
Q:“kak? Bisa gak gaya lu gak sok asik. Geli tau gak. Eh, kak tpi aku mau nanya loh, gmana klo misalnya developernya itu sekaligus pemilik proyeknya bisa gak kak? Ceritanya bikin software sendiri gitu,  bantu ya kak,aku bingung nih.hehehe thanks yaa. {} -ERN”

Wih, sadis ya kata katanya, sakit… *srett mattin mp3.
Ceritanya ern ini yang ambo tolak abis jum’atan kemarin, cakepnya overdosis tapi.. stop!!,jadi ngelantur    -_____-.
Okeh buat ern yang  mut mutan ini, penulis coba analisa dulu ya.
*…. Bersemedi 
Okeh, ini jawabannya ern..


Ceritanya  ini foto penulis.

Heheheh, kelamaan ya? Liat aja foto penulis diatas biar adem,hehehe
Jadi gini ern, mungkin saja suatu produk ,dalam hal ini perangkat lunak itu dibiayai,dibangun,dan di rawat oleh satu orang saja.karna hakikatnya pengembangan produk dalam hal ini berupa software ini bertujuan mencapai suatu fungsi,memudahkan pengguna,mengahasilkan efisiensi(waktu,biaya) bagi penggunanya.

Timbul pertanyaan, apakah developer tunggal ini menghasilkan produk yang berkualitas rendah?
Nah, bicara kualitas dalam membangun suatu perangkat lunak ini ,mulailah timbul pengklasifikasian metodenya pengembangannya.
*buat metode lain,silahkan cek grup TIB
Oh iya, sampai mana tadi??
*penonton : klasifikasi metodeeeeeeee…..!!!!
Oh,  kalian luarrr biasaaaaaaa :*

Jadiiiiii, bagaimana pengklasifikasian metode pada developer tunggal ini? .. yep benar sekali,,tinggal kita cocok kan dengan langkah langkah pada berbagai permodelan perangkat  lunak.namun perlu di ingat bahwa developer tunggal ini umumnya digunakan hanya pada produk untuk lingkup penggunaan kecil saja(pribadi,fungsi khusus). Bingung?

Simak baik baik.

Penggunaan secara pribadi ini, maksudnya sang empunya software menciptakan produknya hanya untuk mencukupi suatu fungsi khusus,misalnya yang dimiliki dosen Artificial intelligence saya Bapak Muhammad ihsan zul,profil.Beliau mengembangkan “ieval” sebagai suatu system yang memantau pencapaian akademik para mahasiswa/I dan memberikan gambaran hasil akhir sang mahasiswa pada matakuliah tersebut.Dosen saya ini mengembangkan ieval ini karena kebutuhannya sebagai seorang pendidik.

Mungkinkah mengembangkannya  sendiri?
Tentu saja, karena mengembangkan software itu dasarnya karena kebutuhan penggunanya.
oh iya, ini contoh sistem yang dikembangkan oleh dosen penulis pak Muhammad Ihsan Zul, monggo dilihat iasist:D
*buat inputannya berupa nama mahasiswa, contoh.

Jadi mengembangkan suatu software itu tidak selalu melibatkan pihak luar?
Tentu saja tidak, namun semuanya itu tergantung cakupan atau lingkup yang akan di tanggung oleh software tersebut,jika hanya untuk kebutuhan khusus milik pribadi,penulis rasa tidak memerlukan bantuan dari pihak lain dalam mengembangkannya.

Terus,metode pengembangan apa yang sebaiknya saya gunakan?
Sebelum membahas metodenya, seorang developer harus mengetahui aspek dasar berikut ini:

Aspek pengelolaan awal,meliputi:

1.       Proses bisnis dari software yang akan digunakan.maksudnya bagaimana software tersebut mencapai fungsi yang diinginkan empunya software,ini berkaitan dengan input,output serta algoritma yang akan digunakan nantinya.
2.       Calon pengguna system nantinya.ini berkaitan dengan siapa saja yang berinteraksi dengan system setelah dikembangkan.
3.       Mampu mengestimasi seberapa rumit software yang akan dikembangkan.
4.       Menentukan cara pengorganisasian yan baik terhadap oengembangan perangkat lunak.
5.       Mampu melihat dan menemukan dan mengelola resiko pengembangan software
6.       Membuat keputusan startegis dalam pengembangan software.

Aspek teknis:

1.       Penguasaan terhadap suatu bahasa pemrograman.karena mengembangkan sendiri maka ini menjadi suatu keharusan bagi individu yang akan mengembangkan suatu perangkat lunak.
2.       Mengelola kebutuhan,berkaitan bagaimana mencapai fungsi yang sibutuhkan dari software yang sedang dikembangkan secara sistematis,ingat SISTEMATIS.
3.       Analisis masalah dan solusi yang dibutuhkan dalam mengembangkan software.ini membutuhkan pengetahuan mengenai proses bisnis yang sedang dikembangkan.
4.       Rancangan,berkaitan dengan arsitektur data,perangkat keras yang digunakan,pengguna system dan biaya dalam mengembangkan suatu software.ini berkaitan erat dengan kelangsungan hidup dari software yang sedang kita kembangkan.

Aspek pengendalian mutu:

1.       Diperlukan untuk mencapai kecepatan pengembangan software dan ketepatan dari software yang akan dihasilkan.
Membahas metode yang akan digunakan, itu tergantung per individu dalam mengembangkannya,ingat tiap tiap metode memiliki dampak yang berbeda meskipun sama sama menghasilkan suatu produk yang memenuhi kebutuhan dari penggunanya.
Sebagai contoh.
pak Ihsan mengembangkan ieval nya menggunakan metode prototype.kenapa prototype? Intinya prototype ini si pengembang mengkonsepkan sendiri kebutuhan apa dan proses bisnis yang akan dipenuhi oleh software lalu dalam mengembangkannya menggunakan  ilmu hasil pembelajaran(pribadi,referensi), dan mencoba jalannya si software.hal ini dilakukan berulang ulang hingga mencapai fungsi yang dibutuhkan.

Alur dari metode prototype:



Oh gitu ya kak?
Yep, gitu ternyata.

Kelemahannya apa jika mengembangkan software sendirian?
Kamu bakalan kesepian,huahahahah
Kelemahan nya terletak di lama proses pengerjaannya, membutuhkan waktu yang lama dan budget dalam mengembangkannya secara otomatis menjadi tanggungan si individu.
Oh, berarti bias dong ya mengembangkan software itu sendirian?
Tentusaja, kembali lagi kepada pemenuhan kebutuhan, sama hobi.

Okeh kak, makasih ya :D
Yep -_____________-












Referensi:
Gambar:
artikel terkait


3 komentar:

  1. :v setelah beberapa kali post lewat hp and ngandad trus..
    gua mao ngomen si asik..
    tapi kalau menurut gua sia sia ngomong panjang lebar mah...
    orang kan kadang cuma cari ilmu nye doang..
    sory ni...
    tapi menurut gua bagus si...

    BalasHapus